Stress in Bali

by Mike on February 5, 2010
in Living in Bali

It is probably hard for people not living in Bali to believe, but sometimes life in Bali can actually be stressful. Not in the western 9-5 working week grind that most people are probably accustomed to, but trying to live in a different culture with a different language and values.

There is definitely a different perception of time. We ordered some custom furniture and it was only supposed to take one week, but we have been waiting now for more than one month for it to be delivered. I want to just cancel the order, but they stuff they make is really nice.

Earlier in the new year, we were robbed while we were sleeping. Fortunately not too much was taken, but the thought of having someone enter your home while you are asleep has been playing on my mind, even one month later. I tend to wake at the slightest sound.

I could go on, but if you are planning on moving to Bali and expecting it to be one long vacation, then think again. To be honest though dealing with these different kinds of “problems” is always a lesson in itself and you can always look back on the various experiences later and have a good laugh. Even when we were robbed, I was amazed at how the community and our friends came together to support us.

I love being able to take the dog for a walk in the cool, late afternoon, through the rice fields, along the beach, stopping every now and again having a chat to anyone who will talk to me and finally ending up in a restaurant to have a cold Bintang while watching the sun go down. Bali – the almost perfect paradise.

Better late than never

by Mike on February 2, 2010
in Living in Bali

I have to apologize for the lack of updates on this blog. I meant to do a wrap for 2009 and never got around to doing that and now it is already February!

I remember back when I was working in a regular IT job how slow the week used to go as you looked forward to the weekend. Living in Bali (unless of course if you are working) is really one long weekend. I often lose track of the days. Balinese themselves follow their own calendar, so they don’t necessarily follow a regular Monday to Friday week. I think only government and bank employees have a regular working week.

So for having such a relaxed life here, time goes surprisingly fast. Even if you are retired here, or just taking an extended break from work, you will probably be surprised how active you will be. Of course I don’t mean in the usual busy western working lifestyle, but in socializing with other expats and your Balinese friends.

I have many plans and ideas for the year, but as anyone who has lived in Bali before knows, you often hit various hurdles that seem to block your every move.

If you don’t have any patience or can’t learn to be a patient person, living in Bali could be a nightmare!

Rainy season

by Mike on December 29, 2009
in Living in Bali

I am living in the north of Bali, near Lovina. Lovina is quite dry compared with southern Bali and is described as a sub-tropical region.

The rainy season is supposedly late starting this year and for the past couple of days it has been raining quite a bit. It’s actually a bit of a new experience having to think about the weather when trying to make plans to go out.

Not that I am complaining though, the area badly needs water. For having so little rain, throughout most of the year, the vegetation is still fairly rich and with the extra water now, the landscape is a beautiful, lush green.

The power blackouts continue

by Mike on November 28, 2009
in Living in Bali

For the past couple of weeks, we have been without power once every four days, just for the evening. It was a little frustrating at the beginning. It seems to go off just as you are watching something good on television or working on something on the internet.

After a few blackouts though, you get used to it and it is actually a good chance to have a quiet candle lit dinner and just sit outside in the peace and quiet. As long as you don’t look at the clock, it somehow feels much later just using candles for light and it surprisingly easy having an early night.

Bea Cukai Mengamankan Bahan Peledak Selundupan

by Ammanda on November 20, 2009
in Crime, News

Perairan pulau mapor ( 18/11 ) Rabu, Bea cukai mengamankan bahan peledak dasar sebanyak 75 ton ammonium nitrat. Menurut kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Polda Kepri, AKBP Wiyarso bahan peledak dasar sebanyak ini dapat meledakkan 1 pulau apabila dicampur dengan unsur kimia pendukung pembuatan bahan peledak.
Wiyarso juga mengatakan bahwa akan bekerja sama dengan pihak Bea Cukai untuk mencari pemilik dari barang selundupan itu. Apabila pihak yang berwajib dan bea cukai menemukan bahan – bahan pendukung lainnya yang dapat di gunakan sebagai bahan rakitan peledak maka pemilik barang selundupan tersebut akan di kenakan sangsi sesuai Undang-Undang Darurat No 12/1951, tentang Senjata Api, Ungkap Wiyarso. Penyelidikan ini akan di lakukan demi menjaga masuknya pemasokan bahan peledak yang di lakukan oleh organisasi teroris.

Pro & Kontra Mengenai Film 2012

by Ammanda on November 18, 2009
in News

Pro & kontra selalu ada dalam kehidupan, begitu juga dalam bidang usaha juga perfilman atau di dunia selebritis. Film 2012 adalah film terbaru yang di produksi oleh perfilman Amerika Serikat yang mana saat ini manjadi bahan pembicaraan asik di kalangan Agamawan. Sebagian besar penganut agama di Indonesia, menetang isi dari film 2012 ini, namun sebahagian besar lagi menyukai film 2012 ini.
Menurut sebagian kalangan agamawan, film 2012 ini tidak pantas di pertontonkan karena menganut ajaran sesat. Menurut sebahagian agamawan, film ini dapat memberikan sisi negatif kepada para penontonnya terutama yang masih muda. Menurut para agamawan, tidak seorangpun tahu kapan hari kiamat akan tiba & perfilman ini membuat efek buruk bagi kaum muda yang akan takut dan beranggapan bahwa kiamat akan tiba pada tahun yang di tentukan. Namun untuk sebagian besar kalangan, menganggap bahwa film 2012 ini hanya sebuah film yang dapat membuka imajinasi mereka. Bagi kalangan yang dapat menerima film 2012 ini, menyatakan bahwa film 2012 ini hanya film yang tidak perlu di tentang karena apapun makna dari film 2012 ini, semua tergantung pada individu masing – masing untuk dapat menyaring sisi baik & buruk dari isi film tersebut. Dan menjadikan film tersebut sebagai ilmu bukan untuk di takuti atau film 2012 di anggap sebagai pembuka imajinasi para kaum muda mengenai kehidupan dari sisi baik & buruk.

Pembunuh Model Cantik Setianti Dwi Retno Telah Tertangkap

by Ammanda on November 18, 2009
in Crime, News

Setianti Dwi Retno, ( 24 tahun ) model muda dan cantik yang di temukan tewas di apertemennya ( 9/11 ) senin akhirnya mendapatkan titik terang.
Dari jasat korban yang telah membusuk saat di temukan pihak yang berwajib di apertemennya, di duga di bunuh sesuai dari hasil pemeriksaan korban dan TKP.
setelah di usut oleh pihak yang berwajib, akhirnya menemukan jejak tersangka yang akhirnya bisa di lumpuhkan ( 17 /11 ) selasa di banjarmasin, kalimantan selatan.
Jhonny, tersangka pembunuhan yang menyatakan tega melakukan hal keji tersebut karena ingin menguras uang milik korban dan juga karena dendam pribadi yang mana korban kerap berjanji akan di rias oleh jhonny namun selalu batal.
Jhonny sosok pria yang bertubuh gemulai ini mendapatkan tuduhan atas pembunuhan berencana dan minimal 20 tahun penjara atau maksimal hukuman mati.

Hati – hati penipuan lewat internet

by Ammanda on November 16, 2009
in Crime, News

Semaraknya penipuan lewat email, adalah karena kurangnya ilmu pengetahuan di bidang komputer dan terutama karena kurangnya ketelitian kita dalam menyaring setiap berita yang di bagikan oleh teman – teman penulis blog.
Pada dasarnya dan pada umumnya, masyarakat hanya menggunakan internet sebagai alat komunikasi dan persahabatan jarak jahu. Namun tanpa di sadari, kejadian yang sering terjadi di lingkungan ataupun melalui sms di handphone, begitu lah kejadian yang saat ini sangat marak terjadi di dunia maya internet.
Banyaknya orang yang tidak menyadari semua hal bentuk penipuan yang sering di lakukan oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab seperti sms berhadiah atau apa saja, itulah yang menyebabkan masih ada juga banyak orang yang akhirnya tertipu dan di perdaya oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab lewat email atau media internet.
Sebagai bahan pelajaran kepada seluruh masyarakat, tentunya yang baru memahami kecanggihan dan kemajuan dunia maya internet agar di harapkan berhati – hati atas penipuan yang saat ini kerap terjadi. Penipuan melalui internet yang kadang di kirimkan lewat email anda seperti meminta tolong kepada anda untuk ” mengambilkan uang miliknya di bank yang di tentukan olehnya dengan dalih akan memberikan upah bila dapat membantu mengambilkan uang miliknya di bank, atau dalih yang menyatakan ” butuh bantuan untuk korban bencana alam atau korban di afganistan atau korban di afrika, atau ada juga dalih yang menyatakan bahwa anda akan mendapatkan hadiah lotree dari yahoo atau dari email atau dari apa saja. Biasanya mereka akan meminta username ( ID ) atau password ( kata sandi ) anda juga nama lengkap, alamat lengkap,dll.
jangan pernah memberikan data apapun apabila anda tidak merasa mengikuti kuis apapun lewat internet, dan jangan pernah memberikan data apapun walaupun mereka memberikan janji uang atau apa saja.
Karena biasanya para pelaku kejahatan komputer ( hecker ) akan menggunakan data anda untuk di jadikan data mendapatkan apa yang mereka inginkan. Mereka akan menggunakan alamat email anda dan juga menggunakan nama anda untuk melakukan sesuatu yang jahat, hingga akhirnya bisa menyebabkan anda bermasalah di hukum nantinya.
Selain itu, bagi anda semua juga di harapkan untuk berhati – hati dengan username dan password anda, jangan sampai kecolongan oleh orang lain. Karena orang lain yang mengetahui username dan password anda dapat menyalahgunakan alamat email anda nantinya. Ada baiknya apabila anda selalu menukar password anda apabila merasa penting atau merasa ada orang ketiga yang mengetahui password anda.

TuneHotels opens in Kuta, Bali

by Mike on November 12, 2009
in Hotels

tune-hotels-kutaTune Hotels have opened a new hotel in Kuta. I go down to Kuta every so often for shopping and a change of scenery, so I might consider staying there some time in the future.

I am checking out their website now. The booking interface is similar to booking an airline ticket on a budget airline, where you choose from different options depending on your needs.

Here are some of the options you get and the prices. This is for a double room, where I selected it for two people.

Air Conditioning (12 hours credit) IDR 49,500
Air Conditioning (24 hours credit) IDR 82,500
Towel Rental + Free Essentials toiletries kit (additional IDR30,000 refundable deposit will be collected upon check-in) IDR 16,500
Wireless Internet Access (24 hour period) IDR 77,000

I could probably bring my own towels to save a bit of money, but I would prefer to have wireless internet. 12 hours credit for air conditioning is probably enough.

The total cost is 126,500 for one night on November 20, which is pretty cheap for hotels in the area. There is no pool however and it doesn’t include breakfast.

Syuting Film Eat, Pray, Love Julia Robert Di Bali

by Ammanda on November 12, 2009
in News

Syuting film terbaru julia robert, yang di angkat dari novel Eat, Pray, Love yang di lakukan di bali tepatnya di lokasi Pantai Bebali, Tabanan, Bali ini ternyata tidak bisa dengan leluarsa mengambil berita. Beberapa wartawan yang bertugas sebagai pencari berita sangat kesulitan untuk mendapatkan wawancara dengan artis kenamaan ini, yaitu Julia Robert yang memerankan peran utama wanita dari film EPL.
Selama syuting berlangsung para wartawan hanya di perbolehkan menunggu dan melihat dari jarak jahu. Lokasi pantai Bebali ini juga telah di kawal dengan sangat ketat bahkan 1,5 kilometer dari lokasi syuting beberapa anggota dari Polsek Selemadeg telah berjaga – jaga hingga pintu masuk pantai Bebali dan juga lokasi pantai tempat artis kenamaan ini syuting.
Permintaan maaf dari pihak keamanan terhadap para wartawan dan berharap pengertian para wartawan atas tugas mereka untuk menjaga ketat syuting artis kenamaan ini selama di bali.

Next Page »