Bali’s governor I Made Mangku Pastika has said he is jealous of Malaysia because of their success in attracting tourists to their country.
Bali is only one island in the whole of Indonesia, so 2 million visitors to Bali is a pretty good effort in my opinion. Malaysia had 22 million tourists in 2008. I think that Bali is now at a point where any more tourists visiting the island are going to have a negative impact on the island’s environment.
Some of the things I enjoy about traveling to Malaysia, compared with Indonesia are the free three month visas you get on arrival, buying duty-free alcohol in Lang Kawi and the pretty good public transport system they have.
My suggestions to improve tourism would include getting rid of the fees you have to pay for visas, allow longer stays, so people might travel further outside of Bali and reduce the high import taxes on alcohol.



Tanah lots, Bali, Indonesia adalah salah satu tempat wisata yang sangat menarik dimana di tempat ini kamu dapat melihat keindahan bali yang masih natural. Di tanah lots ini, selain kamu bisa melihat keindahan alam bali dengan pantai yang indah dan ombak yang menerjang karang di sekitaran tanah lots, kamu juga akan melihat pura yang tepat berada di atas bukit. Pura yang besar dan masih aktif hingga saat ini. Di tanah lots ini juga kamu bisa melihat tarian bali yaitu tarian kecak. Tarian dari seni kebudayaan bali yang di gunakan untuk acara – acara khusus di bali.
Pemerkosaan anak di bawah umur yang di lakukan Nengah Sriada, Denpasar terhadap seorang anak di bawah umur Wati ( nama samaran ). Menurut keterangan dari para saksi, menyatakan bahwa benar sriada telah menyetubuhi anak di bawa umur tersebut. Kejadian yang bermula saat sriada menawarkan korban untuk ke denpasar, karena korban juga bekerja di denpasar. Korban yang percaya kepada sriada tanpa ada perasaan curiga di bawa keliling denpasar dan sriada yang secara tiba – tiba muncul nafsu birahinya segera memaksa korban dengan paksa agar mau bersetubuh dengannya. Menurut pasal 81 ayat 1 no. 23 – 2003 tentang perlindungan anak, sriada mendapatkan hukuman yang berat, namun karena sriada menyatakan penyesalannya terhadap tindakannya kepada korban dan sriada juga meminta maaf terhadap korban. Maka hakim menjatuhkan hukuman enam tahun kepada sriada. Sementara itu sriada yang telah memiliki dua orang istri itu juga akan kehilangan kedua istrinya, dimana kedua istrinya itu telah menuntut cerai kepada terdakwa.
At least nine people have been killed in traffic accidents during the Galungan festival that was celebrated this week in Bali from Wednesday.
Most people travel back to their hometowns and villages to celebrate the festival with their families. The cause is often speed and not wearing safety gear while riding their motorcycles.
From Xinhua news:
“Most of the accidents committed by motorists who were not using safety helmet during the ride,” Sugianyar was quoted by the Antaranews agency as saying.
Most victims were wearing Balinese traditional outfit to celebrate the festivities while they rode the motorbikes, he added.
He said that the need to wear helmet should be implanted in the minds of Balinese as most of them reluctant to use helmets when they are in traditional outfits for the festival.
Balinese feared that using helmets would damage their traditional headwears.
Update: Australian man killed in a motorcycle accident.
An Australian man has been killed in a motor cycle accident in Bali.
From NT news:
The man, understood to be a resident of Darwin, was an employee of airline company Strategic Aviation.
The Bali police report identifies him as Andrew MacLennan.
A friend of Mr MacLennan who contacted the Northern Territory News said he was 40 years old and lived alone in Darwin.
Galungan adalah hari yang sangat istimewa dan sangat di nantikan untuk kembali ke kampung halaman, sembayangan bersama keluarga dan teman – teman dan berkumpul bersama. Galungan yang seharusnya di nikmati dengan suka cita dan tawa bersama keluarga, namun sayang dan sangat sedih juga tragis yang di alami keluarga Made Widnyana, asla Gianyar. Made ( 29 ) bersama istrinya ( 25 ) dan anaknya ( 4 ) mengalami kecelakaan Rabu ( 14/10 ) saat Hari raya Galungan. Saat itu Made dan keluarga akan pulang ke kampung halaman untuk bersembayang, namun naas saat di perjalanan sebuah sepeda motor yang di kendarai oleh Putu Suryantika ( 16 ) pelajar SMU dari Karangasem dengan kecepatan tinggi dari sebelah timur menuju barat yang saaat itu menyelip karena ingin segera sampai ke tabanan tempat leluhurnya menabrak sepeda motor milik Made di jalan umun takmung. Kecelakaan yang sangat fatal itu menyebabkan Made Widnyana dan anaknya ( 4 ) terpelanting hingga tewas seketika di lokasi, sementara istri Made Widnyana saat ini dalam keadaan kritis di RSUD Klungkung karena luka berat pada bagian kepala.
Selain itu, Putu Suryantika yang menyelip saat keadaan macet di lokasi kejadian, ternyata tidak memiliki SIM. Hal ini sangat di sayangkan oleh pihak Satlantas, karena masih banyak orang tua yang tidak waspada terhadap putra – putrinya dan mengijinkan membawa kendaraan walau tanpa memiliki SIM. Di harapkan agar setiap orang tua lebih waspada lagi dalam pengawasan terhadap putra – putri masing – masing, dan di harapkan kepada setiap pengendara kendaraan agar lebi8h berhati – hati dan memikirkan keselamatan sendiri juga keselamatan orang lain. Agar mematuhi setiap rambu lalu lintas dan tidak menyelip terutama saat keadaan macet dan ramai.
Kasus multilasi yang saat ini sedang marak di dunia, bukan hanya di wilayah Indonesia namun juga Asia dan dunia. Kasus multilasi kali ini terjadi di Thailand. Kasus multilasi adalah kasus pembunuhan yang sangat keji dan lebih terkesan pembunuhan berdarah dingin atau psikopat. Pria asal thailand Siriphong Kanchannaniwit ( 40 ) menyerahkan diri ke pusat stasiun televisi thailand selasa (13/10) dan pria ini di tangkap atas tuduhan pembunuhan berencana yang di lakukan terhadap seorang anak kecil berusia 5 tahun dan juga pembunuhan terhadap kekasihnya 38 tahun. Pembunuhan yang berdasarkan emosi yang tidak terkendali, karena sang pacar yang telah menikah dan memiliki suami, seorang pria asal jepang ini menyuruh tersangka untuk membunuh suaminya ( pria asal jepang ). Namun sang tersangkah menolak dan sang pacar memulai pertengakaran dengan kata – kata hinaan yang membuat sang tersangka marah dan tidak dapat menahan emosinya lalu menembak sang pacar dan anaknya yang berumur 5 tahun. Setelah menembak sang pacar dan anak dari kekasihnya itu, sang tersangka lalu memenggal kepala kedua korban dan memotong – motong ( multilasi ) badan kedua korban dan memasukkan potongan – potongan tersebut kedalam plastik lalu membuangnya ke salah satu proyek pembangunan perumahan yang menyebabkan sensasi di seluruh media.
Survivors and relatives of the people killed in the 2002 Bali bombings laid flowers at the memorial monument in Kuta this past Monday.



Plans for a peace park on the bombing site are yet to be finalized and land still lies vacant.

Seluruh majelis agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha menolak dengan keras di berlakukannya aturan baru yang di sebut aturan kesehatan 2009 yaitu Aborsi yang di setujui untuk di sahkan paripurna DPR 14 september lalu.
Menurut Pendeta Wilfred Soplantila seluruh majelis agama sepakat dengan tegas menolak aturan di berlakukannya Aborsi yang bertentangan dengan ajaran agama, sedangkan menurut fatwa MUI adapun janin yang dapat di gugurkan atau di aborsi adalah karena keadaan darurat atas indikasi medis dan hal itu boleh di lakukan apabila janin tersebut belum berumur 40 hari di dalam kandungan. Berbeda lagi menurut pendapat Bhiksuni Viryaguna Mahasthavira ( perwakilan Budha ) dan I Made Gde Erata dari Parisada Hindu Dharma Indonesia yang melarang segala bentuk aborsi karena aborsi sama dengan penghilangan nyawa yang di anggap sebagai pembunuhan. Dan menurut ajaran katolik P. Sigit Pramudji,Pr sebagai Waligereja Indonesia (KWI).
, segala bentuk abortus provokatus tidak di perbolehkan kecuali atas indikasi medik yang mana hal tersebut di lakukan karena unsur penyelamatan kehidupan. Jadi intinya seluruh majelis agama melarang dengan tegas peraturan kesehatan yaitu Aborsi untuk di sahkan di Indonesia. Dan seluruh majelis agama di Indonesia meminta dengan tegas agar Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak pernah menanda tangani dan tidak pernah menyetujui undang – undang aborsi tersebut karena tidak di perbolehkan di ajaran agama manapun. Bukan hanya dari segi agama, namun juga dari segi hukum yang mana tertulis pada pasal 75 dan 76 yang menyebutkan dengan jelas bahwa aborsi tidak boleh di lakukan dan apabila harus melakukan aborsi, tentunya karena unsur tertentu yang berhubungan dengan medis.
Pria asal larantuka, Yohanes Donbisukien 27 tahun pada jumat 17/2 malam tewas setelah mengalami kecelakaan yang di akibatkan mengendarai sepeda motornya dalam keadaan mengantuk.
Yohanes mengendarai sepeda motornya dengan kencang dalam keadaan mengantuk hingga akhirnya menabrak sebuah pohon Tukad Pakerisan, Renon.
Yohanes tidak dapat di selamatkan akibat cedera berat pada bagian kepala. Sementara itu teman korban Ketut Budiarta 21 tahun yang saat kejadian di bonceng tidak mengalami cedera yang cukup serius. Menurut beberapa saksi yang berada di lokasi, kecelakaan tersebut tidak ada unsur tabrak lari atau unsur kecelakaan yang di sengaja. Kecelakaan tersebut murni kecelakaan yang di sebabkan oleh kesalahan korban sendiri.
Stephen Gately, 33 tahun salah satu personil Boyzone yang pernah mengaku kepada pers sebagai salah satu kaum Gay, hingga sempat membuat berita ini menjadi heboh sekitar tahun 1990 an.
Gately yang di kenal sebagai pria yang baik, manis, dan hebat itu adalah kebanggaan juga bagian kehidupan Irlandia. Mantan Perdana Menteri Irlandia Bertie Ahern juga memberi penghormatan kepada Almarhum Gately. Seluruh penggemar Boyzone dan Ronan Keating juga personil Boyzone menyatakan betapa sedih dan kehilangan akan Gately.
Gately meninggal saat sedang berlibur di Mallorca, Spanyol dan meninggal secara tragis ( Harian Analisa ).