Archive for October, 2009

Hentikan Konflik Malaysia Dan Indonesia

Posted by on Monday, 12 October, 2009

Konflik antara Malaysia dan Indonesia, yang berawal dari Isu pengklaiman kebudayaan hingga isu – isu lainnya yang menyebabkan banyaknya warga Malaysia dan Indonesia yang saat ini saling beraduh perang pendapat dan juga di karenakan beberapa pers baik dari Malaysia juga Indonesia yang juga membuat suasana semakin panas. Bukan hanya itu, tetapi ada juga beberapa komplotan yaitu Organisasi yang menamakan dirinya Organisasi Bendera yang juga salah satu provokasi yang juga telah menjadikan suasana antara konflik Malaysia dan Indonesia memanas.
Untuk mengatasi konflik antara Malaysia dan Indonesia, Dubes RI untuk Malaysia Da’i Bachtiar menegaskan bahwa warga Malaysia yang sedang berada di Indonesia atau warga Malaysia yang akan melakukan perjalanan atau beberapa urusan ke Indonesia tidak perlu kawathir dengan segelincir berita yang panas di muat oleh pers saat ini mengenai ancaman perang dan akan menyerang Malaysia antara 8-22 Oktober 2009 dari pihak Organisasi yang menamakan dirinya Bendera.
Dubes Da’i dalam pertemuan peringatan kemerdekaan Malaysia di Kuching, saat di tanyai menteri penerangan Malaysia Rais Yatim pasca Penyerangan yang akan di lakukan beberapa pihak provokasi yang menamakan dirinya Bendera, menyatakan dengan tegas bahwa Dubes Da’i telah menghubungi Kapolri untuk bertindak tegas kepada pihak provokasi yang menamakan dirinya Bendera apabila mereka telah melakukan segala sesuatu hal yang berhubungan dengan hukum. Namun Dubes Da’i juga mengatakan bahwa sejahu ini, pihak Bendera hanya memberikan suara untuk perang dengan bambu runcing kepada pihak Malaysia, Dan yang mana seperti di kabarkan beberapa pers bahwa pihak Bendera di dukung oleh para TKI, itu semua tidak benar.
Dubes Da’i menyatakan bahwa para TKI sibuk melakukan pekerjaan mereka, jadi bagaimana mungkin mereka memiliki waktu untuk bertemu dan melakukan demonstrasi untuk mendukung pihak Bendera? Selain itu Dubes Da’i juga meminta dengan sangat agar para Pers baik dari Indonesia ataupun dari Malaysia agar berhenti memuat berita panas mengenai konflik antara Malaysia dan Indonesia untuk menjaga hubungan antara Malaysia dan Indonesia.


Penipuan Berkedok Lowongan Kerja

Posted by on Friday, 9 October, 2009

Jakarta Utara, Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung-Cilincing adalah lokasi untuk sasaran empuk para penipu yang berkedok sebagai lowongan kerja. Terdapat sekitar 102 perusahaan di kawasan Berikat Nusantara (KBN) dengan luas lokasi KBN sekitar 166,5 hektar.
Yuni (19) dan Ayu (18) adalah korban yang baru – baru ini di perdaya oleh penipu di kawasan KBN dengan dalih akan memperkerjakan mereka di salah satu perusahaan tepatnya di lokasi KBN.
Kanit Serse Polsek Cilincing, Iptu Basroni menyatakan bahwa kasus penipuan dengan dalih lowongan kerja yang selalu di tawarkan kepada wanita muda yang baru datang ke Jakarta untuk mencari pekerjaan bukanlah yang pertama kali, Pihak kepolisian Cilincing mengatakan pernah menggulung komplotan penipu di lokasi itu dan saat ini ternyata kembali marak. Saya minta agar para pencari kerja harus lebih waspada. Pihak yang berwajib Cilincing juga berjanji akan memasang spanduk imbauan agar mereka harus lebih berhati-hati dengan penipuan seperti ini.


Bali facing more electricity shortages

Posted by on Thursday, 8 October, 2009

Electricity supply has not been able to handle the growth in new development in Bali.

Electricity supply in Bali has once again been disrupted. The supply from the Gilimanuk Gas and Steam Power Plant had to be reduced by 130 megawatt due to maintenance operations.

The Gilimanuk Power Plant will be under maintenance from October 10 until December 6 and could lead to further power shortages.

Bali governor, Made Mangku Pastika, said he will seek alternative sources of energy, such as constructing a high-voltage electricity network that stretches across the Bali Strait.

It would be nice if they would consider “greener” electricity supplies, like wind or solar. Or even if they required hotels to use solar power for their outside lighting, which would at least be seen as a positive move.


Taliban Afghanistan atau jaringan Al'Qaeda menyatakan keinginannya

Posted by on Thursday, 8 October, 2009

Presiden AS Barack Obama mengatakan mengalahkan para militan di Afghanistan dan Pakistan adalah kebijakan utama luar negeri dan mengevaluasi apakah mengirim ribuan tentara tambahan ke Negara tersebut, untuk memerangai kelompok Al’Qaeda yang di anggap sebagai jaringan teroris yang telah meresahkan beberapa negara dengan aksi bom yang mana selalu membawa bawa nama Agama sebagai kedok untuk kepentingan Organisasi.
Sementara itu Taliban Afghanistan menyatakan akan meneruskan pertempuran mereka menghadapi pasukan pendudukan asing dan para militan menolak menyerahkan para pemimpin al-Qaeda yang dicari oleh Washington karena melakukan serangan 11 September terhadap Amerika.
Lagi – lagi pihak Al’Qaeda yang telah banyak membahayakan nyawa rakyat Indonesia juga Negara – Negara lain menyatakan bahwa tujuan mereka membentuk jaringan Al’Qaeda adalah untuk mendirikan sebuah negara Islam. Sementara dari hasil yang telah di peroleh oleh pihak Kepolisian Republik Indonesia bahwa jaringan – jaringan yang seperti inilah yang dapat merusak dan mencuci otak kaum – kaum muda yang akan di provokasi dan di manfaatkan jaringan tersebut untuk menyebar teror di mana saja dengan cara yang tidak bertanggung jawab. Dari beberapa kaum muda Indonesia yang telah di rekrut oleh pihak – pihak tidak bertanggung jawab seperti ini, telah merusak citra bangsa Indonesia juga telah mengecewakan kalangan orang tua juga masyarakat yang kehilangan sanak saudara akibat ulah jaringan yang merekrut dan mendalihkan Agama sebagai alat untuk mencuci otak kaum muda indonesia.


Aksi Anti Malaysia Dapat Merusak Citra Dan Hubungan Antar Negara Bertetangga

Posted by on Thursday, 8 October, 2009

Menurut Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Drs. H. Irgan Chairul Mahfiz baha aksi anti malaysia yang saat ini kerap di lakukan beberapa masyarakat Indonesia seperti sweeping, ancaman akan mengirim 1.500 orang pasukan bersenjatakan bambu runcing untuk menyerang Malaysia adalah hal yang sangat tidak rasional dan akan merusak citra Indonesia juga merusak hubungan antar Negara tetangga di mata Dunia International tentunya.
Hal yang berbau emosi tanpa berpikiran panjang ini akan memberi kesan yang buruk mengenai bangsa Indonesia, dimana di mata dunia Indonesia akan di anggap sebagai rakyat yang mudah terbawa emosi. Menurut Irgan, setiap permasalahan yang terjadi antara Indonesia dan malaysia, seluruhnya telah dapat di tengahi oleh Kelompok Pakar (“Eminent Person Group”/EPG) yang diketuai oleh mantan Wakil Presiden Try Sutrisno.
Jadi Irgan selaku Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta kepada kelompok yang menamakan dirinya Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) yang mana telah mengancam akan mengirim 1.500 orang pasukan bersenjatakan bambu runcing untuk menyerang Malaysia untuk dapat berpikir lebih sehat dan rasional dalam menanggapi masalah Indonesia-Malaysia. Karena seperti yang di katakan Irgan bahwa masih banyak hal yang perlu untuk di selesaikan dan di pikirkan mengenai Negara Indonesia sendiri saat ini.


Korban Rabies Meninggal Lagi

Posted by on Wednesday, 7 October, 2009

Rabies yang telah memakan korban sebanyak 5 orang untuk bulan ini, Korban ke lima yang di ketahui meninggal dunia akibat rabies adalah Ni Nyoman Sekarini (49) warga penduduk Banjar kamasan, Desa Dajan Peken, Tabanan.
Ni Nyoman di gigit seekor anjing pada bagian betis dan lengan kiri pada 15 Juni 2009 hingga mengalami luka yang cukup parah lalu korban segera di larikan ke rumah sakit Dharma Kherti Tabanan. Akibat gigitan anjing tersebut, korban mendapatkan 20 jahitan pada bagian kaki dan 5 jahitan pada bagian tangan.
Beberapa bulan kemudian, luka gigitan tersebut mengering hingga pada Senin (5/10) pukul 16.30 wita sang korban merasa pusing dan lemas pada bagian kaki dan akhirnya di bawa ke dokter praktek di petang, namun karena kondisi korban semakin parah, maka korban di bawa ke RS Kapal hingga akhirnya korban meninggal dunia setelah merasakan sesak nafas saat tiba di RS Kapal.
Hingga kini kematian Ni Nyoman belum bisa di ungkapkan secara pasti, namun menurut keterangan yang di dapat, korban memiliki riwayat dari gigitan anjing rabies beberapa bulan lalu sebelum korban meninggal dunia.


Sometimes I can't understand Indonesian people

Posted by on Tuesday, 6 October, 2009

I have lived in Japan and China and have now been living in Indonesia for most of this year. It is still taking me time to try and understand how people think here. The longer you stay and the more different experiences you have, the more things you pick up everyday.

The pace of life is slow here in Bali, which is one of the attractions for me to live here. Balinese people spend most of their time meeting their friends, attending ceremonies, talking, cooking and eating. When they get on a motorbike however, it’s as though they can’t spare a minute and just have to get to their destination in a heart beat. The result is some very nasty accidents. I am sure many of them are due to speed and reckless overtaking more than anything else. Once people get to their destination they are more than likely only going to be sitting around drinking coffee and smoking, so I am always wondering what could the rush be?

I am now interested in buying a house here. The house I am interested in, is only small but it had a vacant block of land next door which was included in the price. The land would have been good for a swimming pool, extending the existing house, or even building a brand new house to live in or rent out.

The seller explained that it was on a separate title, which was fine with me. We had a meeting with the seller and the notaris this morning and discovered that the seller didn’t even own the vacant land and it was his “friend’s” land. His friend is currently working on a cruise ship and it would be some time before he got back to Bali.

The seller has bought and sold properties before, so I wondered how he thought he would be able to sell off a piece of land that wasn’t even his and didn’t have the title for the land. The house by itself is nice enough. A foreigner had been renting it up until now and it is a comfortable enough place to live and I am sure can be rented out fairly easily.

I just can’t work out why the seller wasn’t upfront about who owned the land. He said he had his “friend’s” permission to sell the land. Yeah, right! I have seen the house a couple of times now and the owner keeps dropping the price, because he says he really needs money. I am still interested in the house, so I made an offer much lower than what the seller wants.

I wonder now how he will react. I imagine most people would just walk away from the deal. What do you think you would you have done?


Jamaah Haji Tahun 2009

Posted by on Monday, 5 October, 2009

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengharapakan agar para petugas haji dapat bersikap lebih arif dan lebih sabar dalam melakukan kewajibannya. Hal ini di sampaikan bapak Gubernur saat pengukuhan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) embarkasi Jakarta di Asrama haji, Jakarta, Selasa (6/10) yang mana pernyataan ini di bacakan oleh Sekda Muchayat.
Jamaah haji Indonesia makin kritis dan sadar akan hak dan kewajibannya dan tahun ini ada sebanyak 21.985 orang Jamaah haji yang akan di berangkatkan dari embarkasi Jakarta. Yaitu terdiri DKI jakarta 7.147 orang yang tergabung dalam 16 kloter, Banten 8.462 orang dalam 19 kloter serta Lampung 6.131 orang tergabung dalam 14 kloter. Termasuk dua kloter gabungan terdiri dari DKI dan Lampung serta DKI dan Banten.
Dan untuk pemondokan Jamaah Haji tahun ini akan lebih baik, juga akan mendapatkan fasilitas bus ber AC yang akan di gunakan dari beberapa lokasi yang lebih jahu dari Masjidil Haram.


Obama Pertahankan Pasukan Di Afghanistan

Posted by on Monday, 5 October, 2009

Menteri Pertahanan AS Robert Gates di Washington menyatakan bahwa Presiden Amerika Barack Obama berkomitmen untuk tidak menarik pasukannya yang berada di Afghanistan untuk memerangi pasukan pemberontak dan teroris Al-Qaedah yang mengancam AS.
Obama juga akan melakukan temu bicara dengan dua pemimpin partai di Kongres dan penasihat keamanan minggu ini untuk pembahasan apakah pasukan Amerika akan di tambahkan lagi di Afghanistan atau tidak.


Pembunuh Rika Sano Telah Tertangkap

Posted by on Saturday, 3 October, 2009

Setelah penyelidikan dari para saksi dan beberapa barang bukti selama seminggu, Akhirnya polisi dapat menangkap pelaku pembunuhan Rika Sano ( 33 ) warga Jepang yang di temukan tewas di lahan kosong tepatnya di jalan Mertanadi Kuta.
Salah satu barang bukti milik tersangka pelaku pembunuhan yakni berupa MP4 yang di temukan di lokasi pembunuhan tepatnya di dekat tubuh jenazah memberikan banyak informasi. Menurut pihak yang berwajib, sebelum korban terbunuh, pelaku pembunuhan dan korban sempat berkelahi.
Setelah mendapatkan kejelasan mengenai pelaku pembunuhan, pihak kepolisian segera melakukan pemerikasaan ke lokasi kos tersangka yaitu di Pemogan Denpasar Selatan, di mulai dari pukul 20.00 wita hingga pukul 03.00 wita.
Lalu pihak kepolisian melakukan pemeriksaan teersangka di lokasi tempat tersangka bekerja yaitu di salah stu perusahaan rokok di jalan Bay-Pass Ngurah Rai. Namun ternyata, tersangka tidak dapat di temukan di lokasi kerja atau pun di kos karena menurut informasi yang di dapatkan dari pemilik kos bahwa tersangka telah pergi meninggalkan kos beberapa hari lalu dan staf yang bekerja di perusahaan rokok tersebut juga mengatakan bahwa tersangka telah berhenti bekerja setelah mendapatkan gaji pertama nya, tersangka baru bekerja sebulan di perusahan tersebut dan berhenti setelah mendapatkan gaji bulan ini.
Pihak kepolisian langsung melakukan pengejaran ke malang tepatnya lokasi tersangka, setelah tidak mendapatkan tersangka di tempat kos dan di tempat kerja. Tersangka berhasil di sergap pihak kepolisian di Malang, Jawa Timur tanpa perlawanan dan tersangka David tiba di Bandara Ngurah Rai pukul 24.00 Jumat. Tersangka bernama David, Asal Bandung.