Bayar 500 juta untuk menikah ?

This entry was posted by Sunday, 21 February, 2010
Read the rest of this entry »

Ada nya peraturan baru perUndang – undangan di Indonesia mengenai kawin campur, Undang – undang yang akan di buat oleh pemerintah Indonesia yaitu Bagi siapa saja yang menikah dengan warga asing maka warga asing tersebut wajib membayar Deposit ke pemerintah Indonesia sebanyak 500 juta.

http://www.thejakartapost.com/news/2010/02/19/feby-febiola-refuses-marriage-bill.html?t=1266668875#comment-34382

Link di atas adalah mengenai peraturan perundangan yang akan di berlakukan bagi mereka yang menikah dengan warga asing. Saya sebagai warga Indonesia sangat menentang peraturan perUndang – undangan ini, karena menurut saya peraturan tersebut sama hal nya dengan menjual anak – anak Bangsa Indonesia kepada warga asing. Dan dengan adanya deposit tersebut maka warga asing akan merasa sepele bahkan dapat menghina dan memperlakukan anak – anak Indonesia sebagai permainan dimana dengan membayar deposit tersebut mereka merasa memiliki hak untuk melakukan hal apa saja bagi wanita – wanita atau pria – pria Indonesia yang mereka nikahi.
Dengan deposit tersebut, maka warga asing tersebut akan merasa telah MEMBELI anak – anak bangsa Indonesia dari pemerintah Indonesia.
Disisi lain, yang membuat warga Indonesia menjadi bingung, kenapa pemerintah tidak membuat aturan Undang – undang buat membantu mereka yang tidak mampu dengan memberantas korupsi habis – habisan dan memenjarakan siapa saja dalang dari korupsi dan kemiskinan di Indonesia.
Selain itu, saya tidak setuju dengan peraturan yang akan di muat karena menurut saya, Orang tua mereka yang menikah dengan warga asing itu lah yang lebih pantas mendapatkan dana , dan bukan pemerintah. Dengan alasan umum yaitu karena orang tua mereka lah yang telah mendidik, menyekolahkan dan membiayai hidup mereka hingga dewasa dan menikah bahkan apabila anak – anak mereka memiiliki masalah dengan suami atau istri – istri mereka yang berwarga asing, orang tua tersebut lah yang membantu mereka untuk mengatasi masalah mereka, bukan pemerintah.
Jadi dana apapun yang menurut saya wajib di bayar saat anak – anak bangsa menikah dengan siapa saja, maka hanya orang tua lah yang pantas mendapatkan dana tersebut, bukan pemerintah.
selain itu saya juga tidak setuju dan sangat menetang aturan yang akan di buat tersebut karena saya juga tidak ingin anak – anak bangsa di rendah kan oleh warga asing hanya karena pemerintah mewajibkan membayar deposit 500 juta untuk mendapatkan dan menikahi anak – anak bangsa Indonesia. hal ini sama dengan penjualan anak – anak bangsa kepada warga ASING.
Bagi mereka yang tidak setuju dengan aturan yang akan di buat tersebut silahkan bergabung di GROUP :

http://www.facebook.com/profile.php?ref=profile&id=1176154765#!/group.php?gid=341770342153&ref=mf

25 Responses to “Bayar 500 juta untuk menikah ?”

  1. eka

    Ga setuju dengan peraturan ini, sama saja pemerintah menjual wanita indonesia, wanita indonesia bukan lah barang yang bisa di perjualkan. Tidak setuju, indonesia terkenal dengan keramahannya, tapi pemerintah akan membuat negara lain berfikir pemerintah kolot, dimana negara lain yg mengharuskan membayar sejumlah uang untuk menikah dengan warga asing ? Disamping itu pemerintah juga melarang pernikahan siri, kalo begini sih akan banyak pernikahan siri jadinya. Pernikahan di indonesia. Dengan warga asing di jadikan bisnis.

    • Ammanda

      Saudara/i Eka,

      Benar sekali,
      Saya juga sangat tidak setuju dengan UU yang akan di buat tersebut, Karena seharusnya Pemerintah terlebih dahulu memikirkan sisi Positif dan Negatif dari suatu keputusan.

      Sudah terlalu banyak UU, yang mana akhirnya hanya UU saja.
      Sudah banyak dan terlalu banyak rakyat Indonesia yang terluka dan bahkan tersakiti dengan pernikahan Siri.

      Benar ada nya pernikahan siri sah di agama, namun banyak dampak negatif dari pernikahan siri. yaitu tidak kuat di hukum karena tidak terdapat di hukum dan sangat buruk dampak bagi sang anak – anak yang tidak bisa mendapatkan surat Akta lahir karena tidak terdaftar nya pernikahan siri di hukum.

      Dan pernikahan siri hanya merugikan rakyat terutama kaum wanita, Apa hal itu tidak terpikirkan sebelum nya oleh pemerintah?

      Teman saya akan menikah bulan maret ini, Kebetulan dia akan menikah dengan pria asing dan mereka mendapatkan informasi yang sama mengenai Deposit 500 juta ersebut.

      Teman saya mengatakan bahwa alasan pemerintah ingin membuat undang – undang tersebut karena ingin melihat sebesar mana cinta warga asing kepada pasangan indonesia?

      Suatu alasan yang sangat tidak rasional dan sangat tidak masuk akal bahkan terdengar bodoh juga tidak berpendidikan buat saya.

      Saya sangat berharap agar pemerintah kembali berpikir ulang untuk membuat UU tersebut. Anggaplah anak – anak Indonesia sama seperti anak kandung sendiri. Bukan sebagai bahan OBJEK JUAL BELI seperti barang.

  2. deti

    hi, saya juga sangat tidak setuju akan rancagan undang undang ini ttng deposit 500 juta karna dampaknya akan banyak sekali wanita indonesia yg kumpul kebo tampa ikatan krn si pria asing nya tidak sanggup utk byr 500 jt. wow ini emang jumlah yg ke blinger.sy berencana menikah dgn org asing pada bulan july sy sangat kecewa sekali mendengar ini. menurut sy kalo alasannya utk melindungi wnt indonesia.. tolong lihat dulu di tanah air sendiri banyak wanita yg babak belur dlm rmh tangga krn suami nya yg brengsek.

  3. deti

    tidak setuju banget yang jelas menurut saya ini kaya pemerasan. bukan indonesia aja yang menikahkan warganya sama orang asing tapi kenapa cm indonesia aja yang minta duit setengah milliyar. coba gimana kesan nya ? dan apa tanngapan negara lain? kalo uu ini terjadi saya kecewa banget sbg warga indonesia yg punya aturan ini. sebaik nya pemerintah pikir ini lagi sebelum di syah kan utk mencoba buat UU yang lbh baik tampa ada kesan uang . lebih baik menikah dari pd kumpul kebo.

  4. Qudien

    Kalau ada peraturan kayak gitu, orang asing bakal pikir2 dua kali kalau mau menikahi orang Indonesia. Dampaknya malah semakin banyak wanita Indonesia yang tidak dinikahi oleh orang asing, mereka malah semakin banyak yang hanya ingin bersenang2 tanpa harus menikah. Sedangkan disisi lain, orang yang benar2 jatuh cinta dengan wanita indonesia dan benar2 ingin serius juga bakal berpikir juga.
    Yang juga perlu menjadi pertimbangan, tidak semua orang asing yang tinggal di Indonesia mempunyai gaji yang tinggi hingga mencapai 500 juta per tahun. Sedangkan kalau tidak sampai segitu, berapa tahun harus mengumpulkan uang untuk menikah? mereka yang tidak bertanggungjawab bakal mengunakan kesempatan ini untuk tidak menikahi orang Indonesia. Maka hal tersebut akan berdampak ke masalah social yang lain.

    • Ammanda

      Benar sekali Qudien,

      Saya setuju pendapat anda,

      Tidak semua warga asing itu memiliki finansial yang lebih,

      Selain itu, segala peraturan yang ada di Indonesia, selalu di lakukan mereka yang menikah dengan warga asing,

      Mereka yang menikah dengan warga asing biasa tidak bisa bekerja di Indonesia, wajib membayar visa walau pun telah mendapatkan seponsor istri, dan sangat sulit untuk pindah kewarga negaraan,

      namun demi cinta segala hal yang sudah cukup berat aturannya telah di buktikan oleh warga asing yang menikah dengan warga Indonesia.

      Apakah warga asing dan warga Indonesia yang saling mencintai akan selalu mendapatkan kesulitan hanya untuk mendapatkan status yang sah sebagai suami – istri ?

      Apakah yang menikah campur itu bukan manusia yang pantas mendapatkan ketenangan dalam kehidupan berumah tangga dan dalam mewujudkan cinta nya ?

      Haruskah UU yang di pakai dalam menikahi warga Indonesia semua nya dengan MATERI semata ?

      Tidak adakah UU pernikahan yang benar dan sakinah yang bisa di gunakan untuk menikahi warga Indonesia ?

  5. nendisa

    Saya sangat setuju peraturan pernikahan campur yang baru di perlakukan.. Be positive thinking semua itu hanya untuk melindungi wanita Indonesia untuk keadaan yang terburuk dikemudian hari. jangan ada kesan wanita Indonesia murah seperti yang saya dengar.. itu sangat menyakitkan …

    • Ammanda

      Saudara / ri Nendisa,

      Untuk melindungi wanita Indonesia dari apa ?

      Dari keadaan yang terburuk seperti apa ?

      Apakah kalau pasangan kawin campur bercerai atau mendapatkan masalah di keluarga, Pemerintah yang turun tangan untuk merujukkan kedua pasangan, dan membantu menyelesaikan masalah rumah tangga mereka ?

      Secara LOGIKA saja saudari Nendisa,

      Selama ini, apapun maslah warga Indonesia yang kawin campur,

      Semua masalahnya akan di selesaikan sendiri dan tentunya dengan semangat, doa dan dukungan orang tua, bukan dari pemerintah yang datang ke rumah masing – masing untuk merujukka dan menyelesaikan masalah tersebut.

      Lalu siapakah dalam hal ini yang lebih pantas mendapatkan nilai dana tersebut dalam kasus ini ?

      Dan apa fungsi juga manfaat yang akan di dapat dengan memberikan 500 juta ke pemerintah ?

      Apakah itu berupa asuransi bagi mereka yang kawin campur bermasalah ?

      Namun di UU tersebut tidak di katakan bahwa itu berupa asuransi, lalu apa tujuan dan kemana di gunakan uang 500 juta tersebut ?

      Pengukur cinta ?
      Haruskah UU yang di pakai dalam mengukur cinta dan menikahi warga Indonesia semua nya dengan MATERI semata ?

      Tidak adakah UU pernikahan yang benar dan sakinah yang bisa di gunakan untuk menikahi warga Indonesia ?

  6. Peraturan yang tdk perlu diterapkan, apakah hal ini salah satu cara dari pemerintah tuk korupsi lagi???
    Peraturan yang hanya merusak image bangsa Indonesia dimata asing.
    Secara pribadi hal ini tidak mendukung saya sbg perempuan Indonesia yang akan menikah dgn WNA, bahkan akan membuat rencana pernikahan saya batal. Emanknya semua WNA mempunya penghasilan segitu besarnya???
    Tolong pemerintah tdk usah mempersulit bahkan mengambil kesempatan dalm kesempitan!!!!!!

  7. selvie

    Pemerintah engga ber hak meminta dana apapun terhadap warga asing yang ingin menikah dengan warga indonesia, itu namanya intimidasi terhadap HAM.

    • Ammanda

      Dear Selvie ..

      saya setuju dengan pendapat anda.

      Alasan saya setuju bukan hanya karena terkesan mengIntimidasi saja,

      Namun juga karena merasa kasihan buat mereka yang ingin memiliki

      kehidupan berumah tangga yg sakinah bisa saja terhalang hanya

      karena di dana yang seperti itu.

      Terutama banyak wanita Indonesia yang berhubungan dengan WNA dan

      tentu mereka ingin hubungan yang serius, sementara dana tersebut

      di jadikan alasan yg tidak baik oleh WNA untuk memperlakukan warga

      Indonesia nanti nya.

  8. camilia

    500 juta?? itu sekitar +- 56.000 usd?? (dg kurs 9rb/USD)
    Trus tuh duit sama pemerintah buat apa an ya??
    Apa nanti di depositokan atas nama kita??

    Ohhh pemerintah,,, Kalian itu memang PINTAR bikin hal2 yg aneh2!!!

  9. Ammanda

    ha ha ha ha ,

    Gak Ngerti dech,

    Gua ajA biNguNg,

    KasiHan ajA yanG maU nikaH sama oraNg asing,

    KasiHan Juga buat OraNg tua yaNg PunYa anak maU niKah saMa oRang asIng, soalNya taR anaKnya seperTi di perjuaL belIkan oleH pemerIntaH sendiRi, sepertI mUrahAn kesaN nya.

  10. lins

    sialan emang pemerintah kita makin lama makin ndak tau tujuannya apa…
    aku aja bingung, aku mau nikah ama warga negara asing, nikah cepet2 sebelum uu keluar, tapi dana belum cukup, apa nikah ntar, tapi klo uu dah keluar ama aja aku harus nunggu lagi ampe dana nikah plus dana 500jt(itu duit yak?) terkumpul..alhasil jangan2 aku batal nikah…..

  11. Ammanda

    Hello Mbak Lins ..
    Sabar mbak ..
    Memang ini masih rencana pemerintah ,
    Namun alangkah baik nya agar pemerintah berpikir terlebih dahulu sebelum memutuskan sebuah UU.
    Karena tidak semua UU itu benar di setujui oleh seluruh masyarakat.
    Lagi pula pemerintah terbangun juga karena dukungan masyarakat,
    Makanya di harapkan agar pemerintah juga menilai pendapat masyarakat umum, bukan hanya orang – orang politik atau yang memiliki keinginan untuk kepentingan diri sendiri untuk memutuskan UU.
    Masyarakat sangat berharap agar pemerintah mendengarkan kata hati masyarakatnya terutama kaum wanita yang ingin memiliki keluarga sama seperti yang lainnya.

    • nimie

      yea , amanda aku gak setuju bgt sm rancangan UU ini. kayaknya pemerintah kurang kerjaan d, padahal masih banyak kasus yg jauh lebih penting yg hrs di urus daripada ngurusin UU yg “sangat aneh”. krn UU ini juga aku takut bakal nikah sm calon aku yg kebetulan WNA. dan aku setuju banget tidak semua WNA mempunyai penghasilan yang besar. btw kalau ada berita terbaru tentang UU ini kabar2in y…

  12. Cinta

    by the way RUU ini akhirnya udah disyahkan belum yak?
    *semoga tidak pernah*

  13. ngatiyem

    saya juga gak setuju banget, kebetulan saya juga akan menikah dg WNA, jika ada uang sebanyak itupun baik disimpan sebagian untuk masa depan anak2 kita nantinya, atau dibagi ke ortu kita yg tlh membesarkan kita, bukannya dikasih pemerintah

  14. ngatiyem

    seharusnya, pemerintah memikirkan kebahagiaan rakyatnya, bukannya mau menjual rakyat dg nilai rp 500 jt kpd WNA, pemerintah tlng pikirkan dg matang tentang RUU itu.

  15. vitari

    Bisa-bisanya cari celah buat korupsi..!!!!
    Masih kurang dana rakyat yang dikorupsi??????!!!!!!!

  16. Betty

    Saya juga sangat tidak setuju, bukan hanya karena saya memiliki calon WNA, tp coba kita pikir, kalo 1 psg setor 500juta, sekian pasang sdh trkumpul sekian milyar, dana ini akan kemana? Tidak jelas kan penggunaannya. Kalo mmg tujuannya utk melindungi warga Indonesianya ya lebih baik dibuatkan UU yg melindungi. Apa mungkin drpd capek2 mikir utk nyusun UU lebih baik jln pintas dgn narik uang?

  17. Saya orang asing. Harus bayar tax 500 juta?? takut donk.
    pemerintah ini macam2 banget. I want to find hapiness. NOT make a governor happy buy putting money in his pocket!

  18. Nursidha Pahannei

    Assalaam alykum.

    Aku sedih dengan adanya aturan ini.
    Bagaimana jika sekiranya mereka sudah serius menikah lantas gagal hanya karena aturan tersebut??!
    Kalaupun pihak WNA sanggup untuk membayarnya, aku kira orang tua wanita lah yang lebih berhak untuk uang tersebut. Bukan di luar dari mereka!!!!

    Dan aku akan tanya di forum ini, apakah Islam menyetujui aturan tersebut?

    Bukan kah Nabi Sallallahu alaihi wasallam mengatakan : permudahlah dan jangan persulit?

  19. hadehhhh,dah… yukkk kita berdoa bersama… supaya ini UU TIDAK di sahkan…. karena dengan alasan apa pun ini sangat membuka cela kalau uang 500 itu pasti hilang tar.. gak mungkin balik… klo pun balik pasti dipotong ini lah itu lah kurang dr 500 J jadinya… :(

    pasti ngalir ke kantong mentri/pejabat/petinggi dinas di bagian itu…

    tolong dong… saya kasihan sama temen2 yang mau nikah dg WNA saya jg sedang pacaran dengan WNA kmungkinan besar kita mau lebih serius, ini ngedapatinn dia aja susah klo tau begini bisa2 lepas lagi deh cintaku T_T walopun perkiraan menikah masih 2-3th lagi…. tapi klo sampe ada peraturan ini kan gue keringat dingin…..

  20. yeni

    ayo DPR,..perjuagkan hak kami yg mau menikah dengan pria asing.
    saya rasa itu hanya kedok semata,..deposit apaan, paling-paling duitnya masuk kantong !!!
    Kalo gotu kenapa ngga sekalian aja melegalkan KUMPUL KEBO??
    sama aja kan, cuma beda nama.


Leave a Reply