Hentikan Konflik Malaysia Dan Indonesia
Konflik antara Malaysia dan Indonesia, yang berawal dari Isu pengklaiman kebudayaan hingga isu – isu lainnya yang menyebabkan banyaknya warga Malaysia dan Indonesia yang saat ini saling beraduh perang pendapat dan juga di karenakan beberapa pers baik dari Malaysia juga Indonesia yang juga membuat suasana semakin panas. Bukan hanya itu, tetapi ada juga beberapa komplotan yaitu Organisasi yang menamakan dirinya Organisasi Bendera yang juga salah satu provokasi yang juga telah menjadikan suasana antara konflik Malaysia dan Indonesia memanas.
Untuk mengatasi konflik antara Malaysia dan Indonesia, Dubes RI untuk Malaysia Da’i Bachtiar menegaskan bahwa warga Malaysia yang sedang berada di Indonesia atau warga Malaysia yang akan melakukan perjalanan atau beberapa urusan ke Indonesia tidak perlu kawathir dengan segelincir berita yang panas di muat oleh pers saat ini mengenai ancaman perang dan akan menyerang Malaysia antara 8-22 Oktober 2009 dari pihak Organisasi yang menamakan dirinya Bendera.
Dubes Da’i dalam pertemuan peringatan kemerdekaan Malaysia di Kuching, saat di tanyai menteri penerangan Malaysia Rais Yatim pasca Penyerangan yang akan di lakukan beberapa pihak provokasi yang menamakan dirinya Bendera, menyatakan dengan tegas bahwa Dubes Da’i telah menghubungi Kapolri untuk bertindak tegas kepada pihak provokasi yang menamakan dirinya Bendera apabila mereka telah melakukan segala sesuatu hal yang berhubungan dengan hukum. Namun Dubes Da’i juga mengatakan bahwa sejahu ini, pihak Bendera hanya memberikan suara untuk perang dengan bambu runcing kepada pihak Malaysia, Dan yang mana seperti di kabarkan beberapa pers bahwa pihak Bendera di dukung oleh para TKI, itu semua tidak benar.
Dubes Da’i menyatakan bahwa para TKI sibuk melakukan pekerjaan mereka, jadi bagaimana mungkin mereka memiliki waktu untuk bertemu dan melakukan demonstrasi untuk mendukung pihak Bendera? Selain itu Dubes Da’i juga meminta dengan sangat agar para Pers baik dari Indonesia ataupun dari Malaysia agar berhenti memuat berita panas mengenai konflik antara Malaysia dan Indonesia untuk menjaga hubungan antara Malaysia dan Indonesia.


Facebook
RSS
Twitter
saya masih dikategorikan sebagai remaja, tetapi pada pendapat saya tindakan yang diambil oleh sebilangan warga Indonesia yang membakar dan memijak bendera malaysia serta menghalau warga malaysia yang kini berada di sana adalah tidak wajar sama sekali. segalanya haruslah dibincang dengan baik, lagipun negara malaysia hanya melakukan sesuatu mengikut undang-undang dan bukannya secara membuta tuli. cuba bayangkan sekiranya pihak malaysia juga menghalau warga indonesia yang berada di malaysia bukankah ramai yang akan hilang pekerjaan. kesimpulan yang cuba saya ketengahkan di sini ialah segala salah faham haruslah dibincang dengan baik dan pergaduhan bukanlah jalan penyelesaian. lebih-lebih lagu pada bulan puasa yang mulia. ini.